Senin, 13 April 2015

Berpikir Tentang Lelah



Pernahkah kau berpikir tentang lelah
Kala menunggu pelangi yang tak kunjung tiba, padahal hujan telah lama reda
Dan aku?
Ya……. Aku mulai berpikir tentang hal itu
Lelah menunggu dia yang pergi namun tak kunjung kembali
Hingga waktu memakan sebagian dari sisa usiaku

Apakah ia sedang terlupa arah jalan pulang
Ataukah sedang tersesat bahkan telah mati didalamnya
Yang jelas aku mulai berpikir tentang lelah, dan
Jika sampai waktunya tak perlu lagi ia kembali
Karena aku  yang akan menyusulnya pergi











Kamis, 01 Januari 2015

Masih Aku

Pagi kedua di tahun 2015
Pagi yang basah
Aku selalu berharap ketika bangun aku sudah bukan menjadi aku
Dengan sisa-sisa tetes air mata semalam karena mengingatmu
Tapi.... Masih saja aku
Aku dengan kegagalan-kegalannya buat move on
Tuhan.... bolehkah aku mengutuk diriku hari ini
Hatiku teramat lelah
Terus bersembunyi di balik topeng senyuman

  

Rabu, 31 Desember 2014

Jungkir Balik Dunia Ku

Hari berganti menjadi minggu
Minggupun berlalu dan menjelma menjadi bulan
Waktu terus berpacu
tinggal aku dengan ketakutanku
Tentang kabar tahun akan datang
Takut ia akan menghapus dengan paksa semua kenangan yg pernah kau dan aku rajut dengan seksama
Hingga menjadikan kata 'kita' adalah sesuatu yang mustahil :'(

Taukah kau pertama kali rasaku berpijar sesungguhnya aku tau tak mungkin milikimu
sebab aku sadar betul tak sempurnaku
Namun lewat kata juga janji indahmu
Tuhan malah menyeretku dalam pengharapan
sebelum menghempaskanku kembali dalam lorong gelap yang meninggalkan ketakutan-ketakutan baru
hmmm...... jungkir balik kini duniaku hanya olehmu

Ketika rasa tak bisa lepas dari diri yang sudah terhempas
Rasanya hina bertahan dengan kebodohan
Mengemis belas kasihmu hingga kembali
namun tanpa ujung penantian

Kau rasakanpun tidak bahwa jiwa dan raga ini seluas arti cintaku
rela memberi meski tak akan diberi
rela menerima meski tak diterima
rela menunggu meski tau berujung sia

Sesungguhnya aku lelah dicemooh waktu
tapi teruslah hatimu berkelana hingga kau puas
dan aku tetap akan mengerti kamu
dalam penantianku